Advertising Design VS Graphic Design

Advertising Design VS Graphic Design

28 Pebruari 2015,   By ,   0 Comments

Advertising Design VS Graphic Design, sebagai sebuah bidang ilmu, desain grafis dan desain advertising akan selalu berdampingan. Perbedaan diantara dua disiplin ilmu tersebut terletak pada konsep dan praktiknya.

advertising_vs_graphicdesign4Tujuan  utama dari desain grafis adalah mengolah dan menyampaikan informasi secara menarik sehingga bisa mudah dipahami oleh pengguna/pemirsanya. Untuk bisa mewujudkannya, seorang desainer grafis harus menyediakan waktu untuk belajar bagaimana membangun hirarki dari sebuah informasi yang akan disampaikan, membuat visual yang menarik dan relevan, dan memastikan hasil akhirnya menarik, mudah dimengerti dan jelas secara visual.

Setelah melewati tahap pembelajaran dan eksperimen berbagai jenis tipe, visual dan sejumlah komposisi, tahap akhirnya adalah bagaimana seorang desainer grafis menentukan solusi untuk sebuah desain yang potensial.
Secara keseluruhan, seorang desainer  (baik desain industri, desain lingkungan, desain interior, desain multimedia, atau desain grafis) berbeda dengan desainer advertising karena mereka tidak berorientasi terhadap penjualan produk, layanan, atau tujuan.

Tidak masalah ketika hasil akhirnya adalah untuk sebuah produk, sebuah tempat, sebuah interior, website atau cetak, seorang desainer grafis lebih mementingkan bagaimana membuat sebuah solusi yang akhirnya menguntungkan bagi penggunanya.

Misalnya apakah sebuah kursi itu nyaman untuk diduduki? Apakah bisa dipamerkan,didistribusikan, dan mudah untuk diedarkan? Apakah sebuah website sudah dinamis dan mudah dipahami? Atau apakah buku ini sudah indah dipandang dan mudah dimengerti?
Sedangkan dalam kasus desain periklanan, tujuan akhirnya sangatlah berbeda. Tujuan akhir bagi mereka yang berkecimpung di bidang ini adalah membuat sebuah strategi dan konsep yang membantu penjualan barang atau jasa.

advertising_vs_graphicdesign3
Seorang desainer advertising profesional tidak mengutamakan bagus tidaknya tampilan dan kegunaan produk tersebut. Tugas mereka adalah menemukan hal “lain” yang bisa menumbuhkan keinginan masyarakat untuk “membeli” (dan tentu saja, eksekusi konsep membeli tersebut yang terbaik kebanyakan dihasilkan melalui desain grafis).

Kasus yang menarik untuk dipelajari adalah kasus Apple, yang mempromosikan produknya melalui 2 cara. Yang pertama ialah konsep iconic “dancing silhouettes” dari kampanye iPod banyak digolongkan ke dalam konsep/ide advertising, tapi faktanya hal tersebut justru lebih mendekati kepada konsep desain grafis. Sebaliknya, yang kedua “Hello, I’m Mac. And I am a PC” untuk kampanye iklan di TV adalah sebuah konsep advertising.

advertising_vs_graphicdesign5

Iklan TV Apple secara tidak langsung telah memberikan sebuah penemuan dan cara baru  tentang bagaimana sebuah desain produk mampu berbicara tentang dan untuk dirinya sendiri.

advertising_vs_graphicdesign6


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *