Cropping and Framing

Cropping and Framing

28 Pebruari 2015,   By ,   0 Comments

Cropping and framing, seiring berjalannya waktu terkadang elemen dalam sebuah iklan akan berkurang dengan sendirinya  dari kampanye ke kampanye, membentuk menjadi versi yang baru dan lebih simpel. Misalnya penyederhanaan tagline atau logo McDonald’s “We love to see you smile” berubah menjadi “smile”; dan logo asli Nike/logo centang dikurangi kata “nike” dengan hanya meninggalkan logo centang saja. Pada kedua kasus tersebut, konsumen mempunyai hubungan atau mengerti dengan iklan tersebut sebelumnya, versi “gemuk”-nya tentu saja, maka dari itu ide yang baru bisa tersampaikan dan tetap bekerja.

macdonald

Sebagaimana pemahaman umum, sesuatu yang terlalu banyak kuantitasnya tentunya tidak akan memberikan  hasil yang baik, hal ini juga berlaku untuk proses reduksionisme. Sebagai contoh ialah gambar dibawah ini, yang merupakan hasil dari proses cropping dan framing. Selalu ingat bahwa kuncinya adalah menaruh dan merangkum ide dengan tepat. Gambar dibawah menceritakan bahwa “balok es” ingin diambil dan dimasukkan ke dalam gelas berisi Pepsi Cola. Maka dari itu, cropping dan framing baiknya menyertakan Pepsi Cola, gelas, dan seseorang yang mengambil balok es dari tempatnya. Dengan begitu ide untuk headline “pick me” dapat digambarkan dengan baik dalam iklan tersebut. Terakhir, ketika Anda mulai menggambarkan sebuah ide pada headline, jangan lupa bahwa ide Anda harus dapat ditangkap oleh pembaca iklan tersebut, tidak hanya Anda.

pepsi-cola-pick-me-small-45429


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *