social media management mengapa brand butuh ini?

social media management mengapa brand butuh ini?

Pebisnis yang awalnya meremehkan akun media sosial, saat ini mulai mencari-cari apa itu akun sosial media yang keren. Media sosial perlu diperbarui, interaktif, dan rapi. Sementara berinvestasi di media sosial selalu saja dikira murah dan gratis.

Ada banyak aktivitas marketing pada media sosial, ini lah ayng dijadikan untuk mencari calon pelanggan yang akan membesarkan bisnismu.

Kamu bisa menggunakan media sosial yang sedang hype seperti InstagramFacebookTwitter dan LinkedIn untuk menjalankan komunikasi pemasaran.

Berinteraksi dengan pelanggan, serta sebagai media untuk mempromosikan produk yang dijual. Kamu tida perlu lagi mengelola interaksi online dan konten di saluran media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIn, YouTube, dll.

Kamu harusmemantau, menanggapi komentar, atau mengunggah postingan berupa video atau gambar yang dapat dibagikan ke pelanggan. Dengan adanya social media managemant semua jadi mudah bukan? Jadi kamu tidak perlu repot-repot untuk menempel flyer dan membagikan brosur, dan promosi versi digital.

Padahal, media sosial dapat membawa keuntungan besar bagi bisnis kamu. Apabila di pegang oleh Start Friday yang memahami apa itu Branding dan juga strategi bisnis mu.

Siapakah di balik pemain social media management brand di Indonesia?

Start Friday menerapkan social media management sebagai bagian kecil dari aktivitas Branding. Upaya yang dikeluarkan untuk mengelola akun media sosial bisnis kamu agar tetap di jalur yang benar.

Akun tersebut akan diperbarui dengan konten yang dibuat epic dan desain khusus sesuai dengan target konsumen bisnismu. Tidak hanya itu, konten juga secara khusus berkembang, sehingga estetika desain setara dengan brand image bisnis kamu yang sangat di inginkan semua pebisnis.

Berinvestasi pada social media management penting sekali agar media sosial terupdate, berada pada titik yang tepat. Bisnis kamu pun dapat membawa keuntungan di beberapa langkah ke depan.

Mengoptimalkan Profile Media Sosialmu = Meningkatkan Interaksi Audience

Mengoptimalkan profil media sosial bisnis, sama pentingnya dengan mengoptimalkan website. Pastikan biografi media sosial yang menyertakan kata kunci yang relevan. Juga, pastikan kamu tidak ketinggalan informasi apa pun saat mengisi detail profilmu. SEO website kamu akan mendapat peringkat bagus jika kamu menambahkan tautannya dalam biografi profil media sosial bisnismu.

Salah satu aspek terpenting dari manajemen media sosial adalah menjaga audiensmu terlibat secara konsisten. Media sosial bukanlah strategi satu arah, melainkan dua arah. Keterlibatan akun official yang konsisten dengan audiens, dapat meningkatkan traffic ke profil media sosial dan websitemu.

Butuh waktu untuk mendapat perhatian dari audiens, jadi memposting konten secara teratur juga sangat berpengaruh untuk bisnismu. Kegiatan ini juga meningkatkan opini audiens dalam perspektif perusahaan. Jangan abaikan audiens, buat mereka tetap terlibat atau kamu mungkin akan kehilangan mereka.

Brand akan erat kaitannya dengan pasar, namun Brand bukanlah ilmu pasti yang sulit untuk dirubah. Seperti jenis aktifitas pemasaran lainnya, Brand bekerja berdasarkan langkah demi langkah. Co-Branding adalah salah satu di antara langkah langkah dalam Branding, kami ingin berbagi hal mengenai kapan waktu yang tepat untuk melakukan Co-Branding dan kapan waktu yang tepat untuk anda menolaknya.

1. Apakah kita mempertaruhkan reputasi Brand kita dengan mengaitkan Brand kita dengan Brand milik orang lain?

Co-Branding tidak hanya tentang menciptakan Brand Awareness dengan cara cepat, kita juga perlu melindungi reputasi Brand ketika “bergabung” dengan Brand lain. Jika terlihat adanya resiko yang teraba di awal, maka kita perlu mempertimbangkan untuk tidak bergabung dalam program Co-Branding ini. Jika tidak ada resiko yang terlihat, maka kita bisa melakukannya.

2. Siapa yang bertanggung jawab atas komunikasi dalam Brand?

Jika jawabannya hanya Brand kita atau hanya Brand milik pihak lainnya yang bertanggung jawab atas sistem komunikasi Brand baru, maka seperti pada banyak kasus kita dan calon partner tidak akan berkomunikasi sebagai identitas Brand bersama, melainkan menggunakan identitas Brand yang relevan.

Namun, jika jawabannya adalah kedua Brand bertanggung jawab atas komunikasi Brand baru yang merupakan Brand gabungan ini maka kita boleh melakukannya.

3. Dengan siapa kita berkomuniasi?

Pertanyaan ini tidak mengikat, tetapi ini memberikan konteks yang dapat membantu kita menemukan jawaban dan pendekatan yang tepat. Dalam skenario co-branding biasa, audiens akan tertarik untuk mendengar tentang kesamaan dari kedua Brand yang berbeda, tidak hanya tentang tujuan eksklusif dari satu merek tertentu.

4. Di Channel milik siapa Brand kita berkomunikasi?

Jika kita berkomunikasi melalui channel perusahaan Brand kita, misalnya dalam mengirimkan email internal dengan jumlah besar kita dapat menggunakan Brand milik kita. Namun, jika komunikasi berlangsung di tempat atau channel yang netral, misalnya berlatar belakang di ballroom hotel atau website khusus, maka Co-Branding dengan identitas Co-Branded yang baru harus digunakan.

5. Apakah gaya komunikasi dan konten komunikasi mendukung strategi kita atau malah sebaliknya?

Peluang Co-Branding bermanfaat ketika Co-Branding menguntungkan strategi individu dari perusahaan yang terlibat. Bahkan ketika itu bermanfaat untuk pemasaran atau upaya penjualan kita, kita harus memastikan bahwa pesan yang dikirim atas nama semua Brand yang berpartisipasi, tidak mengganggu strategi komunikasi kita dan sebliknya malah membantu memperkuat Brand milik rekanan yang bergabung dengan kita.

6. Apakah kegiatan Co-Branding tersebut cukup relevan? atau mungkin tidak ada artinya sama sekali untuk Brand kita?

Program pemasaran apa pun yang kita ikuti untuk mengembangkan Brand, termasuk Co-Branding, harus sangat berarti dan berdampak positif bagi strategi Brand kita. Pastikan bahwa ada alasan kuat mengapa Brand kita harus berpartisipasi dalam Co-Branding.

7. Seberapa penting Brand lain untuk kita?

Entah itu karena Brand Brand lain penting dalam sektor usaha kita, atau karena mereka hanya penting bagi Brand kita, pertanyaan tentang apa arti Brand lain untuk hubungan kerjasama itu tidaklah sepele dalam Co-Branding. Tanyakan pada diri kita sendiri betapa pentingnya Brand lain dalam industri dan untuk bisnis kita dalam meningkatkan hubungan kerjasama. Jawabannya tidak hanya akan membantu kita memutuskan apakah menjadi Brand bersama atau tidak, itu juga akan membantu kita dalam menentukan pendekatan komunikasi Co-Branding.

Seperti dikatakan sebelumnya, Branding dan Co-branding bukanlah ilmu pasti. Tetapi dengan mengajukan pertanyaan pertanyaan yang tepat kepada diri kita sendiri, kita akan dapat memutuskan dengan lebih baik peluang pemasaran kerjasama mana yang bermanfaat untuk meningkatkan reputasi perusahaan kita, dan bagaimana mendekati mereka dari perspektif merek yang solid.

Erigo Menggebrak Pasar Dengan Diskon Gila di Awal Bisnisnya

Erigo adalah brand yang hadir di tahun 2013, Muhammad Sadad memulai bisnis apparel dari tahun 2010. Pahit manisnya perjalanan bisnis apparel telah dirasakan dari rugi ratusan ribu hingga puluhan juta telah dirasakan oleh Muhammad Sadad, hal ini membuatnya semakin bersemangat dalam mengembangkan bisnisnya ini.

Di tahun 2014 Erigo mulai berani berkenalan dan juga bersaing dalam pasar apparel Indonesia dengan menghadirkan promo besar besaran, tidak banyak brand baru berani hadir dengan ide promosi diskon gila-gilaan seperti Erigo, selain mematok harga standar, Brand ini berani membuat promo “Buy 2 Get 5”, namun strategi promo inilah yang menghantarkan merek ini menjadi brand yang sangat dikenal Generasi Z dan Millenials dalam dunia fashion Indonesia saat ini.

Strategi marketing yang begitu unik kala itu, boleh dibilang sangat berani mengambil resiko begitu membuat perubahan pada Erigo, menggunakan fasilitas Instagram Ads dalam melancarkan publikasi promosi diskon besar-besarannya, melakukan SALE TOUR ke berbagai daerah di Indonesia, membuka pop up store, hingga mengikuti pameran di luar negeri demi untuk mengembangkan cakupan pasar.

Keberanian seperti ini begitu dapat menginspirasi sehingga beberapa brand lokal lain tidak ragu untuk meniru strategi promosi bisnsi ini dengan harapan meraup keberhasilan yang sama. Lalu mereka melebarkan sayap ke dunia e-commerce dengan membuka official website di tahun 2015. Pelanggand apat dengan mudah menemukan Official Shop yaitu akun resmi dari Erigo Store di Platform Shopee.

Brand Erigo adalah salah brand fashion asal Indonesia yang mengedepankan kualitas, dan hal ini membuat omzett-nya kian meningkat, dengan mereka juga tetap menjaga strategi pemasaran offline dan online yang begitu matang dan juga konsistensi Brand menjadikan mereka dapat meraup untung hingga puluhan Miliar Rupiah dalam waktu kurang dari 10 tahun dihitung dari awal bisnis ini berdiri. Hal ini membuktikan bahwa branding dan strategi komunikasi pemasaran begitu berpengaruh dalam perkembangannya hingga saat ini.

Rahasia Branding a la J.Co yang Kini Diadopsi Brand Sejenis

Branding merupakan salah satu aktivitas marketing yang mulai diperhitungkan pebisnis di Indonesia. Melalui branding, suatu produk diolah untuk bisa terlihat unik dibanding produk sejenis. Aktivitas ini jelas sangat diandalkan untuk membangun visibilitas produk. Untuk melakukan branding, terdapat berbagai macam strategi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya adalah strategi experimental marketing yang dilakukan oleh brand satu ini.

J.Co adalah salah satu brand donat dan kopi ternama di Asia Tenggara. Para penggemar donat dan kopi tanah air tentu tak asing dengan brand ini. Di awal kemunculannya di tahun 2005, J.Co sempat dikira brand asal luar negeri oleh masyarakat Indonesia. Padahal brand yang identik dengan warna orange ini dimiliki oleh Johnny Andrean, pengusaha asal Indonesia yang terkenal dengan bisnis salonnya.

Source : Foto adalah properti milik http://palmmall.my/file/images/JCO_001.JPG

J.Co memang bukan brand donat dan kopi pertama di Indonesia. Namun, ia memiliki konsep branding yang berbeda dari perusahaan sejenis. Ketika kompetitor membuat donat yang mengenyangkan, J.Co memposisikan produknya sebagai makanan ringan yang tidak terlalu mengenyangkan. Ukuran dan berat donat J.Co membuat masyarakat ingat bahwa donat yang ringan merupakan ciri khas J.Co. Branding pada produk J.Co juga dilakukan melalui penamaan produk yang unik. Contohnya: Tira Miss U untuk donat rasa tiramisu atau Avocado DiCaprio untuk donat rasa alpukat.

J.Co juga merupakan pelopor retail open kitchen pertama di Indonesia. Open kitchen merupakan konsep retail yang menunjukkan dapur secara terbuka kepada pengunjung. Dari konsep ini, pengunjung dapat melihat dengan jelas seperti apa kualitas bahan dan proses pembuatan produk J.Co. Pemilihan konsep ini bukan tanpa alasan. J.Co ingin memberikan kesan kepada pelanggan agar tidak perlu khawatir akan kualitas produknya. Hal ini menumbuhkan rasa percaya dan rasa aman pada pelanggan sehingga mereka tidak perlu menanyakan mengapa harga jual produk J.Co lebih tinggi dari harga pasar pada umumnya.

Selain itu, dalam membangun image sebagai brand yang disukai oleh semua orang, J.Co memiliki strategi distribusi yang unik. Ketika J.Co membuka retail di mall, ia akan meletakkan kassa di bagian terdepan retail sehingga antrian pelanggan terlihat jelas. Hal ini membuat pengunjung mall akan merasa penasaran terhadap J.Co, kemudian tertarik untuk mencoba produknya.

Rahasia branding J.Co di atas membuat masyarakat merasakan pengalaman berbeda ketika membeli donat. Ketika biasanya kita membeli donat hanya dengan proses memilih dan membayar, kini pelanggan juga bisa melihat secara langsung proses pembuatannya. Dari pengalaman yang tak biasa itulah terciptalah kesan bahwa J.Co merupakan brand asal luar negeri.

Menilik kesuksesan J.Co, banyak brand lain yang turut melakukan branding dalam aktivitas pemasaranya. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa rahasia branding merupakan tombak dari suksesnya aktivitas pemasaran suatu perusahaan atau jasa. Jadi, sudahkah Anda melakukan branding?

Warunk Upnormal Memulai Bisnis Dengan Cara Yang Upnormal

 

Kamu mungkin adalah sebagian dari orang yang selama ini sering mendengar kata/kalimat brand kekinian Warunk Upnormal atau bahkan tulisan warung berubah menjadi Waronk, Waroeng, dsb.

Penulisan nama cafe membawa video marketing dan isinya dapat membantu kita untuk mempromosikan produkmu dan bisa untuk meningkatkan konversi penjualan produk kamu.

Memangnya benar adanya begitu? Fakta yang ada memang kurang lebih seperti itu, namun bicara tentang video marketing dari bisnis makanan seperti warunk upnormal ini tentu juga harus bicara tentang kualitas.

Tidak bisa asal membuat video promosi misalnya. Atau mungkin, tidak bisa asal take video, gabungkan jadi satu video gitu aja selesai pastinya.  Warunk Upnormal Memulai Bisnis dengan cara yang Upnormal, dimana mereka mengandalkan visualisasi menunya.

Video marketing memang sangat sangat bisa bantuin kamu untuk meningkatkan konversi penjualan produk anda, tapi untuk membuatnya tentu tidak mudah, apalagi jika berbicara kualitas, bukan sekedar kuantitas tentunya.

Membentuk brand image serta memperkuat tujuan dari bisnis yang akan dilakukan oleh warunk upnormal. Sementara, kunci dalam membentuk brand adalah dengan komunikasi dan promosi yang terus menerus.

Pemilik bisnis tidak hanya terlibat langsung dan mengetahui proses produksi saja, tetapi juga tahu cara menarik orang untuk bisa bekerja dengan dia, serta turut serta dalam proses pembentukan brand warunk upnormal itu sendiri.

Untuk membangun itu semua, mungkin salah satu solusinya, anda bisa menggunakan jasa dari Start Friday. Kenapa harus menggunkan jasa video campaign dari Start friday?

Start friday menghemat biaya produksi video promosi anda.

Bagi anda pelaku bisnis yang menggunakan kampanye iklan melalui video. Start friday memberikan banyak materi efektif video promosi siap pakai yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnismu. Tanpa harus membayar jutaan untuk team sendiri dan merekrut desainer lagi.

Start friday menunjang kebutuhan visual animasi anda.

Kami berikan hampir setiap saat Konten FRESH & BARU untuk kebutuhan video campaign bisnis . Tentunya dengan GAYA, EFEK & WARNA yang sedang Trending ditahun 2019-2020 agar hasilnya videomu berkelas dan berstandart international.

Waroeng Spesial Sambal Maksimalkan Pemasaran di Media Sosial Untuk Menarik Hati Millenials

Rumah makan yang sudah tidak asing lagi di kalangan mahasiswa seantero pulau jawa, Waroeng Spesial Sambal atau kerap disebut WSS adalah rumah makan yang menghadirkan puluhan pilihan sajian sambal, lauk pauk, dan juga sayuran. WSS tergolong rumah makan yang ramah di kantong dengan rasa makanan yang begitu pedas dan nikmat. Dengan konsep menu sambal yang dibawanya saat ini WSS telah membuka 83 cabang rumah makan dan tersebar di 43 kota.

Yoyok Hery Wahyono pria berusia 44 tahun adalah pemilik 83 cabang WSS, memulai usaha di tahun 2002 dengan modal awal Rp 9.000.000 dan saat ini menerima omzet lebih dari Rp 3,6 Miliar per bulannya. Bagaimana mempertahankan dan mengembangkan usaha kuliner dengan kondisi pasar yang begitu berbeda dari tahun 2002 hingga tahun 2018 ?

source : Foto diambil oleh Stevin Carolius untuk Waroeng Spesial Sambal / http://waroengss.com/gallery/index

WSS hadir di beberapa media yang akrab digunakan oleh kalangan Millenials dan Generasi Z, website, dan media sosial untuk menarik target dari Millenials dan juga Generasi Z mengapa demikian ? Seiring dengan laju perkembangan dunia bisnis yang begitu masive, minat konsumen dan cara pemasaran juga ikut mengalami pergeseran. Tak bisa dipungkiri bahwa media sosial merupakan senjata paling ampuh dalam melakukan pemasaran di Era Digital ini. Buktinya, kini semakin banyak perusahaan yang memiliki akun di berbagai media sosial untuk menggaet pasarnya. Namun, membuka akun di media sosial saja tidaklah cukup untuk bisa mendapatkan hati calon konsumen. Diperlukan strategi untuk mengelola media sosial agar tidak menjadi akun untuk memamerkan produk semata.

Berikut adalah kiat-kiat pemasaran melalui media sosial yang juga dilakukan oleh WSS dalam seluruh akun media sosialnya:

  1. Gunakan visual yang menarik

Sebagian besar calon konsumen merupakan pengguna media sosial yang lahir di Era Millenials. Para millennials tersebut identik dengan ketertarikan akan keindahan visual. Sebelum mengunggah postingan di media sosial, pastikan Anda menyertakan visual berupa gambar atau video yang menarik. Dikatakan menarik apabila visual tersebut menggambarkan tulisan bahkan sebelum pembaca membaca tulisan dalam postingan tersebut. Selain itu, gunakan desain atau gaya fotografi yang sesuai dengan trend masa kini. Hal ini ditunjukan oleh WSS dalam setiap postingan instagram yang begitu komunikatif dan juga informatif.

  1. Mainkan emosi pengguna media sosial

Jenis tulisan yang digemari oleh pengguna media sosial adalah tulisan yang to the point dan terdapat ‘drama’ di dalamnya. Anda tidak perlu menuliskan terlalu banyak informasi pada postingan. Namun buatlah sedikit celah pada tulisan tersebut agar pengguna merasa penasaran dan akhirnya mereka menanyakan produk yang dijual kepada Anda. Gunakan juga kalimat persuasive atau kalimat tanya yang mendorong pengguna untuk berinteraksi dengan Anda di kolom komentar atau pesan pribadi. Hal hal yang membuat konsumen nyaman dan penasaran seperti penjelasan di atas juga dilakukan oleh WSS dalam menerapkan sebutan untuk para pelanggan, “Big Boss” akan sering terdengar dan terlihat ketika berkunjung ke WSS, tebak tebakan sambal dan juga menu sambal terfavorit juga dihadirkan dalam gimmick WSS.

  1. Manfaatkan fitur hashtag pada media sosial

Hashtag merupakan fitur pada media sosial yang berguna untuk mengkategorikan pesan. Contohnya ketika Anda membuat post mengenai bisnis kue kering, maka jangan lupa cantumkan #kuekering #jualkuekering dan sejenisnya pada akhir post. Dari hashtag tersebut, para pengguna media sosial dapat menemukan akun Anda dan mengetahui apa yang Anda pasarkan di media sosial tersebut. WSS mengunakan beberapa hashtag di setiap postingannya seperti sejumlah hashtag berikut ini #infopedas #layakcicip #cicipsambal #waroengspesialsambal

  1. Buatlah konten media sosial yang interaktif

Konten media sosial yang interaktif akan lebih diingat oleh pengguna media sosial. Konten yang penuh informasi terkesan menggurui dan bersifat komunikasi satu arah. Sementara, konten yang interaktif memiliki sifat dua arah. Ada berbagai cara melakukan komunikasi dua arah dengan konsumen tanpa melakukan chat pribadi dengan pengguna media sosial. Beberapa konten interaktif yang dapat dimanfaatkan untuk sarana pemasaran antara lain: giveaway, kuis, kupon, tips, atau kolom tanya jawab. WSS menggunakan beberapa konten informatif mengenai bahan bahan dalam olahan makanan di WSS, dan juga rekomendasi paduan menu makanan dengan minuman.

7 Strategi Membangun Brand Anda dengan Social Media

Social Media Branding

Saat ini di abad 21, social media menjadi hal yang banyak dipakai dalam dunia pemasaran, sehingga penting bagi Anda untuk mempelajari strategi membangun brand dengan social media. Namun, bagi brand-brand baru tentunya membutuhkan strategi yang cocok untuk memasarkan produk atau jasa.

Social Media sekarang juga telah menghubungkan kebersamaan, seperti dalam percakapan jaringan pribadi (Japri), kita dapat mengekspresikan pikiran dan berbagi perasaan kita dan memberi tahu dunia apa yang kita ingin mereka ketahui.

Media sosial telah dianggap salah satu cara terbaik untuk menerapkan strategi membangun brand dengan social media. Setiap Merek juga melakukan dan mengekspresikan hal tersebut. Warga Net juga telah berpikir, bahwa media sosial benar-benar mengubah dunia kita setiap detik, gambar diposting setiap saat di seluruh dunia.

Berikut adalah beberapa contoh terkemuka dari media sosial:

  • Facebook adalah situs web jejaring sosial gratis yang populer yang memungkinkan pengguna terdaftar untuk membuat profil, mengunggah foto dan video, mengirim pesan dan tetap berhubungan dengan teman, keluarga dan kolega.
  • Twitter adalah layanan microblogging gratis yang memungkinkan anggota terdaftar untuk menyiarkan posting pendek yang disebut tweets. Anggota Twitter dapat menyiarkan tweet dan mengikuti tweet pengguna lain dengan menggunakan berbagai platform dan perangkat.
  • Google+ (diucapkan Google plus ) adalah   proyek jejaring sosial Google , yang dirancang untuk meniru cara orang berinteraksi offline lebih dekat daripada yang terjadi pada layanan jejaring sosial lainnya. Situs web ini tidak lagi ditawarkan kepada pengguna baru dan berencana untuk menutup akun yang tersisa pada tahun 2019.
  • Wikipedia adalah ensiklopedia online konten terbuka gratis yang dibuat melalui upaya kolaboratif dari komunitas pengguna yang dikenal sebagai Wikipedians. Siapa pun yang terdaftar di situs ini dapat membuat artikel untuk publikasi; Namun, pendaftaran tidak diperlukan untuk mengedit artikel. Wikipedia didirikan pada Januari 2001.
  • LinkedIn adalah situs jejaring sosial yang dirancang khusus untuk komunitas bisnis. Tujuan dari situs ini adalah untuk memungkinkan anggota terdaftar untuk membangun dan mendokumentasikan jaringan orang-orang yang mereka kenal dan percayai secara profesional.

Social media dirancang untuk menetapkan perilaku yang sesuai dan memastikan bahwa jabatan karyawan di suatu perusahaan, mereka tidak akan dipermalukan di depan umum karena eksistensi perusahaan di social media. Sehingga banyak hal yang diperlukan untuk strategi membangun brand dengan social media saat ini.

Hal tersebut mencakup arahan ketika seorang karyawan harus mengidentifikasi dirinya sebagai perwakilan perusahaan di situs jejaring sosial, serta aturan untuk jenis informasi apa saja yang dapat dibagikan melalui social media mereka.

Media sosial merujuk ke situs web dan aplikasi yang dirancang untuk memungkinkan orang berbagi konten dengan cepat, efisien, dan up to date. Perlu disimak 7 strategi berikut ini untuk membangun brand bagi produk atau jasa Anda melalui Social Media:

1. Branding di Social Media dengan Visual Khas

Menurut sebuah studi, Konten dengan gambar yang relevan mendapat 94% lebih views dari konten tanpa gambar yang relevan. Grafis yang tepat dapat menjadi media komunikasi antara brand dengan konsumen Anda. Setiap perusahaan atau bisnis memiliki kesempatan unik ini. Anda bisa mulai dengan visual yang kuat dari logo, visi, misi, dan nilai-nilai yang brand anda miliki.

2.Tentukan tujuan social media engagement Anda

Apa fokus utama Anda menggunakan media sosial? Apakah Anda ingin mengumpulkan leads dan meningkatkan penjualan? Ataukah Anda ingin membangun dan memperkuat hubungan Anda dengan pelanggan?

Setiap brand harus punya tujuan yang jelas agar dapat menentukan arah aktivitas media sosial yang dapat menunjang bisnis.

https://startfriday.co.id/hal-hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-tips-dan-trik-untuk-rebranding-bisnis-anda/

3. Pilih platform yang mendukung brand image Anda

Ada banyak sekali platform media sosial yang tersedia di luar sana. Dan Anda sebenarnya tidak perlu menjajali semua media sosial tersebut.

Cukup pilih platform yang mendukung tujuan Anda dan memberikan pengaruh yang berarti pada pelanggan Anda. Selain itu, Anda juga bisa memilih berdasarkan dimana biasanya pelanggan dan target pasar Anda paling banyak berkumpul.

4. Pertahankan konsistensi di setiap platform

Walaupun tone dapat berbeda untuk setiap platform, Anda perlu menjaga konsistensi tema dan konten yang Anda pakai pada keseluruhan media sosial yang Anda pilih. Konsistensi membuat brand Anda menjadi lebih memorable. Tentu Anda ingin brand Anda selalu diingat oleh pelanggan Anda, bukan?

5 Brand yang Melestarikan Budaya Khas Indonesia Ini Wajib Kamu Tahu: Bagian 2

5. Sajikan konten yang bermutu dan shareable

Apa artinya? Bagikan konten yang menghibur, mengedukasi, dan juga dapat membantu memecahkan masalah follower/pelanggan Anda.

Yang terpenting, bagikan konten yang memang ingin di-share oleh mereka kepada keluarga dan kerabat mereka yang ada di media sosial. Dengan memberikan konten yang berguna bagi follower Anda, Anda dapat menciptakan reputasi yang lebih kuat.

6. Dengar dan respon

Manfaatkan media sosial Anda untuk memberikan customer service bagi pelanggan Anda yang ada di sana. Dengar semua yang disampaikan oleh pelanggan Anda dan respon sesegera mungkin dengan balasan yang helpful jika diperlukan. Tanggapi setiap feedback yang masuk, baik positif dan negatif. Tunjukkan bahwa Anda sangat menghargai setiap pelanggan Anda.

7. Bangun Hubungan dengan Influencer

Cara ini bisa Anda lakukan terutama jika Anda masih baru atau belum punya nama besar. Coba libatkan influencer yang berkaitan dengan bisnis Anda dalam aktivitas media sosial Anda, seperti mention mereka atau konten mereka dalam post Anda.

Dengan begitu, mereka akan terdorong untuk menyebarkan brand atau konten Anda dengan follower mereka. Keuntungannya bagi Anda? Anda mendapatkan promosi gratis ke forum yang lebih luas dan kemungkinan memperoleh pelanggan baru.

Media sosial telah digunakan dan yang paling sukses dalam berinteraksi dengan pelanggan, menghasilkan arahan bisnis yang terukur, dan dapat mengidentifikasi merek secara keseluruhan.

Perkembangan media saat ini menuntut setiap orang perlu strategi membangun brand dengan social media, dengan meningkatkan cara-cara dan pendekatan guna membangun brand pada bisnis atau jasa.

Kini penilaian orang terhadap Brand tertentu dapat dilihat dengan aktivitasnya di sosial media yang sangat mudah sekali untuk diakses bagi pengguna sosial media.

Dengan strategi pemasaran yang benar maka Anda dapat memaksimalkan kinerja Brand anda untuk mendapatkan posisi di mata konsumen bahkan meningkatkan penjualan.

Kami berharap tips-tips tadi dapat membantu Anda untuk masuk ke dalam pemasaran media sosial dengan lebih baik dan terarah. Menurut Anda, tips manakah yang paling sulit diterapkan untuk bisnis Anda?