“Buat situs web kan susah!” Jasa Web Design di Surabaya Berikan No.1 dimata Client

Branding dan marketing B2B adalah yang paling efektif untuk masa kini. Website modern seharusnya bukan hanya sekedar menampilkan profil perusahaan yang berisi keterangan perusahaan, visi-misi perusahaan, dan produk/jasa yang ditawarkan.

Namun sebuah Brand yang mampu mendatangkan pengunjung dan pelanggan, memberi pengalaman unik untuk mereka. business-to-business marketing mengacu pada pemasaran produk atau jasa yang ditujukan untuk bisnis dan lainnya. Hal ini memegang beberapa perbedaan peran utama dari B2C marketing yang berorientasi kepada konsumen.

B2B kemudian mendatangkan hasil yang diinginkan untuk usaha klien. Konten B2B marketing lebih informatif dan mudah dipahami ketimbang B2C marketing. Hal ini dikarenakan keputusan pembelian bisnis, dibandingkan dengan konsumen, didasarkan pada dampak pendapatan bottom-line.

Pengembalian Investasi (ROI) jarang menjadi bahan pertimbangan orang dalam kesehariannya (setidaknya dalam dalam arti moneter), tetapi ini merupakan fokus utama bagi para pembuat keputusan perusahaan.

Dalam lingkungan modern, pelaku B2B marketing seringkali menjual kepada komite pembelian dengan berbagai stakeholders (pemangku kepentingan). Jika fokusnya adalah mengembangkan bisnis dan peningkatan omset, maka arahan dari konsultan Branding bisa disetujui pada evaluasi perusahaan kamu. Konsultan Branding memberikan pedoman tata kelola bisnis yang startegis, bukan pergantian bisnis secara menyeluruh.

Membuat Strategi B2B Marketing dengan Start Friday

Membangun strategi B2B marketing yang berhasil membutuhkan perencanaan yang bijaksana, pelaksanaan nyata, serta manajemen. Persaingan bagi pelanggan, dan bahkan untuk menarik perhatian public begitu tinggi persaingannya.

Berikut adalah level atas dari proses B2B marketing di perusahaan yang banyak digunakan pada marketplace:

1. Mengembangkan Visi Secara Menyeluruh

Fail to plan, plan to fail – kutipan ini masih berlaku untuk pebisnis. Sebelum menentukan keputusan, Anda harus memilih tujuan bisnis spesifik dan terukur, kemudian membuat kerangka untuk mengetahui bagaimana cara strategi B2B marketing tersebut dapat mencapainya

Perizinan perizinan pada industri tertentu memerlukan waktu panjang, mulai dari izin pada setiap urusan baik di pusat maupun di kabupaten / kota kota.

2. Mengembangkan Target Market dan Buyer Persona

Ini adalah langkah penting bagi organisasi B2B marketing. Sedangkan B2C cenderung memiliki audiens yang lebih luas dan umum, produk dan layanan. Seluruh konsultan, marketing, desainer dan penulis kami melewati proses yang unik dan strategis.

Kamu bisa membuat loyal pembeli idealmu dengan melakukan penelitian demografi, proses wawancara dengan public, pelaku industri, dan menganalisis konsumen terbaikmu. Buyer persona adalah karakter yang muncul dalam pikiranmu ketika membayangkan pembeli ideal produk jualanmu. Singkatnya, ia adalah representasi dari pelanggan ideal bisnismu. Menciptakan buyer persona dapat membantu kamu mudah memahami target audiens lebih dalam.

Start friday memiliki metode tepat untuk memberikan pengalaman unik pada pengunjung website klien. Start friday menyajikan melalui langkah-langkah strategis pembangunan website. Kami berfokus pada kreatifitas, dan juga makna brand yang jelas fungsinya, serta inovasi terkini.

Start friday menggabungkan satu bagian dari atribut yang tersedia, kemudian menentukan bagaimana dan dimana kamu akan menjangkau mereka.

  • Dimana mereka menghabiskan waktu saat sedang online?
  • Pertanyaan apa yang paling sering mereka ajukan pada mesin pencarian?
  • Media sosial apa yang mereka sukai?
  • Bagaimana cara Anda mengisi celah peluang yang dibiarkan terbuka oleh pesaing Anda?
  • Acara industri apa yang mereka hadiri?

Bersama dengan adanya rencana, maka inilah saat yang tepat untuk mewujudkannya. Start friday telah melakukan penyusunan konten, pembuatan strategi pemasaran, pengembangan produk, dan lain sebagainya.

3. Menciptakan Aset dan Menjalankan Strategi Campaign

Langkah selanjutnya, kamu bisa ikuti dan praktekkan untuk setiap saluran yang kamu libatkan dalam strategi pemasaran. Persiapkan materi-materi penting yang akan dimasukkan dalam campaign agar berjalan efektif dan pesan yang ingin disampaikan, termasuk daya tarik viasualisasi yang kreatif, masukan yang bermanfaat, penargetan yang canggih, serta seruan kuat untuk  mempersuasi pelanggan agar melakukan sebuah Action.

3. Lakukan Pengukuran dan buatlah Improviasi

Jika Kamu ingin mengetahui mengapa konten dapat memiliki kinerja tinggi dan rendah, sehingga kamu dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana untuk masalah uang dan waktu.

Semakin kamu perhatian terhadap hasil analisisa Start Friday, dan menerapkan pembelajaran yang sudah kamu dapat dari kami, maka semakin besar pula kemungkinan kamu untuk melampaui sebuah tujuan dan terus bertumbuh.

Bahkan dengan dasar bisnis yang dianalisa secara cermat, pembuatan konten dan campaign membutuhkan banyak taka teki. Sehingga kamu dapat memiliki data keterlibatan serta konversi yang substantif untuk diandalkan. Biarkan audiens yang menyetir dan menentukan jalan bisnismu. Konsultasi dengan Brand Konsultan Start Friday untuk menentukan channel bisnis, topik, dan media yang paling WOW. Lalu lakukan lagi sampai konsisten dan bertahap maju. Sementara itu, berhentikan atau ubah segala sesuatu yang tidak bekerja dengan baik.

 

Dark Mode ig Dirilis, Begini Cara Mengaktifkannya

StartFriday – Instagram resmi merilis dark mode ig atau mode gelap untuk pengguna iPhone iOS 13. Dengan fitur ini pengguna bisa menghemat daya baterai dan mereduksi cahaya pada layar, sehingga mata pengguna dapat terasa lebih nyaman saat sedang melihat foto maupun video di Instagram dalam waktu lama.

Instagram pun tahu bahwa pengguna membutuhkan alat yang membantu komunitas IG (Instagram) lebih memahami waktu yang user habiskan untuk Instagram. Seperti halnya keluhan yang kerap dirasakan instagram addict oleh Start Friday. Dilansir dari laman The Verge, Selasa (8/10/2019), Mode ini tidak dapat diaktifkan apabila ponsel tidak sedang menggunakan mode gelap. Jika mode gelap pada ponsel dimatikan, maka tampilan Instagram akan kembali seperti biasa.

Cara mengaktifkan Instagram dark mode di iPhone

1. Pastikan iPhone pengguna terpasang iOS 13

Fitur mode gelap Instagram hanya bisa bekerja pada iPhone yang juga mendukung mode gelap pada pengaturan bawaan. Sementara hanya iOS 13 yang mendukung mode tersebut.

2. Aktifkan mode gelap iPhone

Caranya: Buka Settings -> Display -> pilih ‘Dark Mode’

3.Unduh Instagram versi terbaru

Mode ini hanya bisa digunakan pada versi Instagram terbaru.

4. Buka aplikasi Instagram

Nah, kini Instagram pengguna sudah otomatis menggunakan dark mode ig pada akunmu. Apabila ingin mengembalikannya ke tampilan biasa, pengguna hanya perlu mengganti dari ‘dark mode’ ke ‘light mode’ di pengaturan iPhone.

Pengguna Android saat ini juga juga sudah bisa menggunakan dark mode ig juga. Hanya saja fitur ini baru bisa digunakan dalam versi beta.

Cara mengaktifkan Instagram dark mode di Android

1.Pastikan ponsel Android pengguna mendukung mode gelap

Serupa dengan iPhone, mode gelap Instagram pada Android juga hanya bekerja pada ponsel yang memiliki mode gelap.

2. Aktifkan mode gelap pada ponsel Android

Caranya: Settings -> Display -> Night Mode -> On

3. Gabung versi beta

Buka App Store -> scroll hingga menemukan kolom “You’re a Beta Tester” -> pilih “Join Beta” lalu tungguh sesaat.

4. Unduh Instagram versi beta

Setelah berhasil bergabung dengan versi beta, langkah selanjutnya adalah memperbarui aplikasi Instagram versi beta.

5. Tampilan Instagram pengguna kini sudah dalam mode gelap

Jika ingin kembali ke tampilan sebelumnya, kamu hanya perlu menonaktifkan mode gelap pada pengaturan ponsel. Gimana? gampang kan? Selamat mencoba!

Apa Nama Merek, Produk, atau Layanan bisnismu?

Nama Merek = My Name is . . .

Start friday akan membagikan bagaimana kamu bisa membuat nama merek untuk bisnismu. Dari sekian banyak nama, biasanya bisnis dan merek memiliki keterkaitan.

Mencari nama dalam perencanaan meluncurkan merek baru sebuah produk, tentunya bukan pekerjaan yang mudah. Ada banyak pendekatan dilakukan, tetapi yang paling disukai dan diketahui efektif adalah pendekatan “top down”. Dalam pendekatan ini, penamaan dilakukan setelah strategi positioning tersbeut membuat nama merek bertumbuh.

Positioning akan membantu dalam memberikan arah yang jelas untuk strategi komunikasi, terutama karena target dan manfaat yang ditawarkan sudah diketahui. Strategi komunikasi dasar adalah masalah membuat nama merek suatu produk. Sebab nama yang efektif, sudah langsung dapat mengomunikasikan salah satu unsur positioning, seperti target audience, benefit, reason to believe, dan personality.

Lalu, Bagaimana?

Dari hasil riset yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa nama-nama yang berawalan atau yang mempunyai penekanan di huruf L, V, dan F berkesan lebih feminin. Contohnya nama-nama seperti Louis Vuitton, Victoria Secret, Viva, Vinicy, Felice. Kebalikannya, nama-nama yang berawalan huruf X, M, dan Z berkesan lebih maskulin. Contohnya nama-nama seperti Extra Joss, Nissan Xterra, XL, Prima X. Tentunya ini bukan patokan, tetapi hanya indikasi umum saja.

Dengan positioning yang sudah matang, arah komunikasi termasuk brand personality pastinya sudah dapat ditentukan, dan hasil ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mempersempit pilihan. Dalam hal brand personality yang akan dibangun, riset juga menunjukkan bahwa nama-nama yang berawalan atau mempunyai penekanan huruf C, S, dan B dipersepsi lebih bersifat tradisional, vintage dan klasik.

Misalnya nama Coca-Cola, Starbucks, Citos, Bottega Venetta, Swatch, Canon, Bvlgari, Brunette. Nama-nama yang dimulai dengan huruf-huruf ini tidak hanya klasik, tetapi juga berkelas . Sebaliknya, nama yang dimulai dengan huruf yang menekankan awalan huruf X, Z, Q, dan V lebih inovatif. Misalnya, Window XP, Plaza EX, Studio XXI, Zara, dan Quantum.

Mari lihat bagaimana Start friday membuat merek dan memeriksa berbagai penamaan merek. Penamaan merek tidak hanya deskriptif atau menggugah (sugestif). Hasil pembuatan kami, melebih dari keduanya.

Baca saja, menurut saya. Kita mulai:

Deskriptif atau menggugah (sugestif)? Hmmm… .ok! Bagaimana Start Friday memeriksanya?
Seperti biasa cara Start friday mengembangkan penamaan merek, ada dua metode penamaan merek yang terkait dan tidak terkait.

Pertama, penamaan merek terkait dapat diselesaikan dengan (1) memperkuat sifat produk / layanan – yaitu American Airlines, (2) menyampaikan gambar abstrak – yaitu Alpine Water, (3) menekankan satu atau lebih atribut – yaitu Soft ‘ n ‘Deodoran kering. Semua 3 ini deskriptif dan menggugah (sugestif).

Kedua, penamaan merek yang tidak terkait dapat dilakukan dengan kata-kata yang memiliki sedikit makna atau tidak ada hubungannya dengan produk yang disebutkan atau secara khusus dibuat dan tidak memiliki arti kamus – yaitu Unta untuk produk Rokok dan Kodak untuk kamera.

Di bawah ini adalah contoh bagaimana Anda bisa memberi nama merek Anda. Dan mari kita anggap itu adalah pembersih serba guna:

1. Penamaan merek yang deskriptif dan terkait: Super Pell

2. Evocative (sugestif), penamaan merek terkait: Rajasofa

3. Penamaan merek yang sewenang-wenang dan tidak terkait: Horizon

4. Penamaan merek yang diciptakan dan tidak terkait: Pagoda Pastilles

Start friday perlu mempelajari lebih jauh tentang kategori penamaan ini. Seperti yang Start Friday lihat, penamaan yang deskriptif, menggugah, dan sewenang-wenang akan menghasilkan ingatan yang baik. Sedangkan penamaan coined akan menghasilkan pengakuan yang baik. Mengapa? penarikan kembali membutuhkan rekonstruksi stimulus target, sementara pengenalan membutuhkan pencocokan dengan stimulus dengan informasi yang tersimpan dalam memori seseorang.

Sekarang, cobalah mendengar dua penamaan ini, dan rasakan perbedaannya. General Motors dan Kodak. General Motor memberi kemudahan mengingat karena kedua kata tersebut berfrekuensi tinggi (orang sering mengucapkan dua kata ini).

Sementara Kodak, itu adalah nama yang dibuat dan tidak memiliki kamus yang berarti apa pun, tetapi nama ini sangat berbeda dan baru bagi orang-orang, oleh karena itu ia disimpan dalam memori kamu yang akhirnya menghasilkan pengakuan sebuah merek yang baik dari sebuah produk.

Tentu saja, nama yang terkait dan tidak terkait memiliki kelebihan dan kekurangannya. Jadi semuanya memiliki risiko. jadi mari kita lihat sisi-sisi itu.

1. Penamaan Merek Terkait

Sebuah. Keuntungan:

  • Dapat menyampaikan informasi produk yang relevan, dan dapat dilihat sebagai iklan tanpa akhir, dengan pesan yang konsisten, untuk produk tersebut
  • Memfasilitasi identifikasi dengan kategori produk dan meningkatkan kesadaran merek
  • Ini sangat membantu dalam penentuan posisi awal
  • Inherently bermakna lebih menarik karena banyak konsumen tidak memeriksa banyak informasi dalam keputusan produk mereka
  • Dapat membangun ekuitas ketika asosiasi merek lain ada dalam memori konsumen

b. Kerugian:

  •  Menjadi terbatas dan menjadi beban untuk diperluas ke kategori produk lainnya

2. Penamaan Merek Tidak Terkait

Sebuah. keuntungan:

  • Mudah terletak di benak konsumen dengan sedikit paparan komunikasi pemasaran
  • Jangan membatasi barang dan jasa yang bisa mereka wakili
  • Dapat diperluas ke produk lain tanpa kesulitan besar

b. Kerugian:

  • Sering berfungsi sebagai pengingat buruk untuk efek komunikasi yang tersimpan dalam memori

Kamu juga bisa melihat keuntungan dan kerugian kedua metode. Ketika datang untuk mengembangkan penamaan merek, metode mana yang Kamu gunakan tergantung pada risiko yang akan Kamu ambil.

Pengembangan penamaan merek merupakan fase yang paling membuat frustrasi. Dan Start friday tidak suka melakukannya sendiri, Kamu perlu lebih dari satu otak untuk melakukan ini. Semacam brainstorming dengan tim bisnismu.

Kembali, ke pertanyaan awal, Deskriptif atau menggugah (sugestif) ? Yah, itu lebih dari sekadar keduanya. Kamu harus mempertimbangkan banyak kemungkinan. Dan mudah-mudahan, berbagi saya dapat meringankan Kamu proses pengembangan penamaan merek yang membuat frustrasi.

social media management mengapa brand butuh ini?

Pebisnis yang awalnya meremehkan akun media sosial, saat ini mulai mencari-cari apa itu akun sosial media yang keren. Media sosial perlu diperbarui, interaktif, dan rapi. Sementara berinvestasi di media sosial selalu saja dikira murah dan gratis.

Ada banyak aktivitas marketing pada media sosial, ini lah ayng dijadikan untuk mencari calon pelanggan yang akan membesarkan bisnismu.

Kamu bisa menggunakan media sosial yang sedang hype seperti InstagramFacebookTwitter dan LinkedIn untuk menjalankan komunikasi pemasaran.

Berinteraksi dengan pelanggan, serta sebagai media untuk mempromosikan produk yang dijual. Kamu tida perlu lagi mengelola interaksi online dan konten di saluran media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIn, YouTube, dll.

Kamu harusmemantau, menanggapi komentar, atau mengunggah postingan berupa video atau gambar yang dapat dibagikan ke pelanggan. Dengan adanya social media managemant semua jadi mudah bukan? Jadi kamu tidak perlu repot-repot untuk menempel flyer dan membagikan brosur, dan promosi versi digital.

Padahal, media sosial dapat membawa keuntungan besar bagi bisnis kamu. Apabila di pegang oleh Start Friday yang memahami apa itu Branding dan juga strategi bisnis mu.

Siapakah di balik pemain social media management brand di Indonesia?

Start Friday menerapkan social media management sebagai bagian kecil dari aktivitas Branding. Upaya yang dikeluarkan untuk mengelola akun media sosial bisnis kamu agar tetap di jalur yang benar.

Akun tersebut akan diperbarui dengan konten yang dibuat epic dan desain khusus sesuai dengan target konsumen bisnismu. Tidak hanya itu, konten juga secara khusus berkembang, sehingga estetika desain setara dengan brand image bisnis kamu yang sangat di inginkan semua pebisnis.

Berinvestasi pada social media management penting sekali agar media sosial terupdate, berada pada titik yang tepat. Bisnis kamu pun dapat membawa keuntungan di beberapa langkah ke depan.

Mengoptimalkan Profile Media Sosialmu = Meningkatkan Interaksi Audience

Mengoptimalkan profil media sosial bisnis, sama pentingnya dengan mengoptimalkan website. Pastikan biografi media sosial yang menyertakan kata kunci yang relevan. Juga, pastikan kamu tidak ketinggalan informasi apa pun saat mengisi detail profilmu. SEO website kamu akan mendapat peringkat bagus jika kamu menambahkan tautannya dalam biografi profil media sosial bisnismu.

Salah satu aspek terpenting dari manajemen media sosial adalah menjaga audiensmu terlibat secara konsisten. Media sosial bukanlah strategi satu arah, melainkan dua arah. Keterlibatan akun official yang konsisten dengan audiens, dapat meningkatkan traffic ke profil media sosial dan websitemu.

Butuh waktu untuk mendapat perhatian dari audiens, jadi memposting konten secara teratur juga sangat berpengaruh untuk bisnismu. Kegiatan ini juga meningkatkan opini audiens dalam perspektif perusahaan. Jangan abaikan audiens, buat mereka tetap terlibat atau kamu mungkin akan kehilangan mereka.

Brand akan erat kaitannya dengan pasar, namun Brand bukanlah ilmu pasti yang sulit untuk dirubah. Seperti jenis aktifitas pemasaran lainnya, Brand bekerja berdasarkan langkah demi langkah. Co-Branding adalah salah satu di antara langkah langkah dalam Branding, kami ingin berbagi hal mengenai kapan waktu yang tepat untuk melakukan Co-Branding dan kapan waktu yang tepat untuk anda menolaknya.

1. Apakah kita mempertaruhkan reputasi Brand kita dengan mengaitkan Brand kita dengan Brand milik orang lain?

Co-Branding tidak hanya tentang menciptakan Brand Awareness dengan cara cepat, kita juga perlu melindungi reputasi Brand ketika “bergabung” dengan Brand lain. Jika terlihat adanya resiko yang teraba di awal, maka kita perlu mempertimbangkan untuk tidak bergabung dalam program Co-Branding ini. Jika tidak ada resiko yang terlihat, maka kita bisa melakukannya.

2. Siapa yang bertanggung jawab atas komunikasi dalam Brand?

Jika jawabannya hanya Brand kita atau hanya Brand milik pihak lainnya yang bertanggung jawab atas sistem komunikasi Brand baru, maka seperti pada banyak kasus kita dan calon partner tidak akan berkomunikasi sebagai identitas Brand bersama, melainkan menggunakan identitas Brand yang relevan.

Namun, jika jawabannya adalah kedua Brand bertanggung jawab atas komunikasi Brand baru yang merupakan Brand gabungan ini maka kita boleh melakukannya.

3. Dengan siapa kita berkomuniasi?

Pertanyaan ini tidak mengikat, tetapi ini memberikan konteks yang dapat membantu kita menemukan jawaban dan pendekatan yang tepat. Dalam skenario co-branding biasa, audiens akan tertarik untuk mendengar tentang kesamaan dari kedua Brand yang berbeda, tidak hanya tentang tujuan eksklusif dari satu merek tertentu.

4. Di Channel milik siapa Brand kita berkomunikasi?

Jika kita berkomunikasi melalui channel perusahaan Brand kita, misalnya dalam mengirimkan email internal dengan jumlah besar kita dapat menggunakan Brand milik kita. Namun, jika komunikasi berlangsung di tempat atau channel yang netral, misalnya berlatar belakang di ballroom hotel atau website khusus, maka Co-Branding dengan identitas Co-Branded yang baru harus digunakan.

5. Apakah gaya komunikasi dan konten komunikasi mendukung strategi kita atau malah sebaliknya?

Peluang Co-Branding bermanfaat ketika Co-Branding menguntungkan strategi individu dari perusahaan yang terlibat. Bahkan ketika itu bermanfaat untuk pemasaran atau upaya penjualan kita, kita harus memastikan bahwa pesan yang dikirim atas nama semua Brand yang berpartisipasi, tidak mengganggu strategi komunikasi kita dan sebliknya malah membantu memperkuat Brand milik rekanan yang bergabung dengan kita.

6. Apakah kegiatan Co-Branding tersebut cukup relevan? atau mungkin tidak ada artinya sama sekali untuk Brand kita?

Program pemasaran apa pun yang kita ikuti untuk mengembangkan Brand, termasuk Co-Branding, harus sangat berarti dan berdampak positif bagi strategi Brand kita. Pastikan bahwa ada alasan kuat mengapa Brand kita harus berpartisipasi dalam Co-Branding.

7. Seberapa penting Brand lain untuk kita?

Entah itu karena Brand Brand lain penting dalam sektor usaha kita, atau karena mereka hanya penting bagi Brand kita, pertanyaan tentang apa arti Brand lain untuk hubungan kerjasama itu tidaklah sepele dalam Co-Branding. Tanyakan pada diri kita sendiri betapa pentingnya Brand lain dalam industri dan untuk bisnis kita dalam meningkatkan hubungan kerjasama. Jawabannya tidak hanya akan membantu kita memutuskan apakah menjadi Brand bersama atau tidak, itu juga akan membantu kita dalam menentukan pendekatan komunikasi Co-Branding.

Seperti dikatakan sebelumnya, Branding dan Co-branding bukanlah ilmu pasti. Tetapi dengan mengajukan pertanyaan pertanyaan yang tepat kepada diri kita sendiri, kita akan dapat memutuskan dengan lebih baik peluang pemasaran kerjasama mana yang bermanfaat untuk meningkatkan reputasi perusahaan kita, dan bagaimana mendekati mereka dari perspektif merek yang solid.

Erigo Menggebrak Pasar Dengan Diskon Gila di Awal Bisnisnya

Erigo adalah brand yang hadir di tahun 2013, Muhammad Sadad memulai bisnis apparel dari tahun 2010. Pahit manisnya perjalanan bisnis apparel telah dirasakan dari rugi ratusan ribu hingga puluhan juta telah dirasakan oleh Muhammad Sadad, hal ini membuatnya semakin bersemangat dalam mengembangkan bisnisnya ini.

Di tahun 2014 Erigo mulai berani berkenalan dan juga bersaing dalam pasar apparel Indonesia dengan menghadirkan promo besar besaran, tidak banyak brand baru berani hadir dengan ide promosi diskon gila-gilaan seperti Erigo, selain mematok harga standar, Brand ini berani membuat promo “Buy 2 Get 5”, namun strategi promo inilah yang menghantarkan merek ini menjadi brand yang sangat dikenal Generasi Z dan Millenials dalam dunia fashion Indonesia saat ini.

Strategi marketing yang begitu unik kala itu, boleh dibilang sangat berani mengambil resiko begitu membuat perubahan pada Erigo, menggunakan fasilitas Instagram Ads dalam melancarkan publikasi promosi diskon besar-besarannya, melakukan SALE TOUR ke berbagai daerah di Indonesia, membuka pop up store, hingga mengikuti pameran di luar negeri demi untuk mengembangkan cakupan pasar.

Keberanian seperti ini begitu dapat menginspirasi sehingga beberapa brand lokal lain tidak ragu untuk meniru strategi promosi bisnsi ini dengan harapan meraup keberhasilan yang sama. Lalu mereka melebarkan sayap ke dunia e-commerce dengan membuka official website di tahun 2015. Pelanggand apat dengan mudah menemukan Official Shop yaitu akun resmi dari Erigo Store di Platform Shopee.

Brand Erigo adalah salah brand fashion asal Indonesia yang mengedepankan kualitas, dan hal ini membuat omzett-nya kian meningkat, dengan mereka juga tetap menjaga strategi pemasaran offline dan online yang begitu matang dan juga konsistensi Brand menjadikan mereka dapat meraup untung hingga puluhan Miliar Rupiah dalam waktu kurang dari 10 tahun dihitung dari awal bisnis ini berdiri. Hal ini membuktikan bahwa branding dan strategi komunikasi pemasaran begitu berpengaruh dalam perkembangannya hingga saat ini.

Rahasia Branding a la J.Co yang Kini Diadopsi Brand Sejenis

Branding merupakan salah satu aktivitas marketing yang mulai diperhitungkan pebisnis di Indonesia. Melalui branding, suatu produk diolah untuk bisa terlihat unik dibanding produk sejenis. Aktivitas ini jelas sangat diandalkan untuk membangun visibilitas produk. Untuk melakukan branding, terdapat berbagai macam strategi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya adalah strategi experimental marketing yang dilakukan oleh brand satu ini.

J.Co adalah salah satu brand donat dan kopi ternama di Asia Tenggara. Para penggemar donat dan kopi tanah air tentu tak asing dengan brand ini. Di awal kemunculannya di tahun 2005, J.Co sempat dikira brand asal luar negeri oleh masyarakat Indonesia. Padahal brand yang identik dengan warna orange ini dimiliki oleh Johnny Andrean, pengusaha asal Indonesia yang terkenal dengan bisnis salonnya.

Source : Foto adalah properti milik http://palmmall.my/file/images/JCO_001.JPG

J.Co memang bukan brand donat dan kopi pertama di Indonesia. Namun, ia memiliki konsep branding yang berbeda dari perusahaan sejenis. Ketika kompetitor membuat donat yang mengenyangkan, J.Co memposisikan produknya sebagai makanan ringan yang tidak terlalu mengenyangkan. Ukuran dan berat donat J.Co membuat masyarakat ingat bahwa donat yang ringan merupakan ciri khas J.Co. Branding pada produk J.Co juga dilakukan melalui penamaan produk yang unik. Contohnya: Tira Miss U untuk donat rasa tiramisu atau Avocado DiCaprio untuk donat rasa alpukat.

J.Co juga merupakan pelopor retail open kitchen pertama di Indonesia. Open kitchen merupakan konsep retail yang menunjukkan dapur secara terbuka kepada pengunjung. Dari konsep ini, pengunjung dapat melihat dengan jelas seperti apa kualitas bahan dan proses pembuatan produk J.Co. Pemilihan konsep ini bukan tanpa alasan. J.Co ingin memberikan kesan kepada pelanggan agar tidak perlu khawatir akan kualitas produknya. Hal ini menumbuhkan rasa percaya dan rasa aman pada pelanggan sehingga mereka tidak perlu menanyakan mengapa harga jual produk J.Co lebih tinggi dari harga pasar pada umumnya.

Selain itu, dalam membangun image sebagai brand yang disukai oleh semua orang, J.Co memiliki strategi distribusi yang unik. Ketika J.Co membuka retail di mall, ia akan meletakkan kassa di bagian terdepan retail sehingga antrian pelanggan terlihat jelas. Hal ini membuat pengunjung mall akan merasa penasaran terhadap J.Co, kemudian tertarik untuk mencoba produknya.

Rahasia branding J.Co di atas membuat masyarakat merasakan pengalaman berbeda ketika membeli donat. Ketika biasanya kita membeli donat hanya dengan proses memilih dan membayar, kini pelanggan juga bisa melihat secara langsung proses pembuatannya. Dari pengalaman yang tak biasa itulah terciptalah kesan bahwa J.Co merupakan brand asal luar negeri.

Menilik kesuksesan J.Co, banyak brand lain yang turut melakukan branding dalam aktivitas pemasaranya. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa rahasia branding merupakan tombak dari suksesnya aktivitas pemasaran suatu perusahaan atau jasa. Jadi, sudahkah Anda melakukan branding?