“Buat situs web kan susah!” Jasa Web Design di Surabaya Berikan No.1 dimata Client

Dark Mode ig Dirilis, Begini Cara Mengaktifkannya

StartFriday – Instagram resmi merilis dark mode ig atau mode gelap untuk pengguna iPhone iOS 13. Dengan fitur ini pengguna bisa menghemat daya baterai dan mereduksi cahaya pada layar, sehingga mata pengguna dapat terasa lebih nyaman saat sedang melihat foto maupun video di Instagram dalam waktu lama.

Instagram pun tahu bahwa pengguna membutuhkan alat yang membantu komunitas IG (Instagram) lebih memahami waktu yang user habiskan untuk Instagram. Seperti halnya keluhan yang kerap dirasakan instagram addict oleh Start Friday. Dilansir dari laman The Verge, Selasa (8/10/2019), Mode ini tidak dapat diaktifkan apabila ponsel tidak sedang menggunakan mode gelap. Jika mode gelap pada ponsel dimatikan, maka tampilan Instagram akan kembali seperti biasa.

Cara mengaktifkan Instagram dark mode di iPhone

1. Pastikan iPhone pengguna terpasang iOS 13

Fitur mode gelap Instagram hanya bisa bekerja pada iPhone yang juga mendukung mode gelap pada pengaturan bawaan. Sementara hanya iOS 13 yang mendukung mode tersebut.

2. Aktifkan mode gelap iPhone

Caranya: Buka Settings -> Display -> pilih ‘Dark Mode’

3.Unduh Instagram versi terbaru

Mode ini hanya bisa digunakan pada versi Instagram terbaru.

4. Buka aplikasi Instagram

Nah, kini Instagram pengguna sudah otomatis menggunakan dark mode ig pada akunmu. Apabila ingin mengembalikannya ke tampilan biasa, pengguna hanya perlu mengganti dari ‘dark mode’ ke ‘light mode’ di pengaturan iPhone.

Pengguna Android saat ini juga juga sudah bisa menggunakan dark mode ig juga. Hanya saja fitur ini baru bisa digunakan dalam versi beta.

Cara mengaktifkan Instagram dark mode di Android

1.Pastikan ponsel Android pengguna mendukung mode gelap

Serupa dengan iPhone, mode gelap Instagram pada Android juga hanya bekerja pada ponsel yang memiliki mode gelap.

2. Aktifkan mode gelap pada ponsel Android

Caranya: Settings -> Display -> Night Mode -> On

3. Gabung versi beta

Buka App Store -> scroll hingga menemukan kolom “You’re a Beta Tester” -> pilih “Join Beta” lalu tungguh sesaat.

4. Unduh Instagram versi beta

Setelah berhasil bergabung dengan versi beta, langkah selanjutnya adalah memperbarui aplikasi Instagram versi beta.

5. Tampilan Instagram pengguna kini sudah dalam mode gelap

Jika ingin kembali ke tampilan sebelumnya, kamu hanya perlu menonaktifkan mode gelap pada pengaturan ponsel. Gimana? gampang kan? Selamat mencoba!

Apa Nama Merek, Produk, atau Layanan bisnismu?

Nama Merek = My Name is . . .

Start friday akan membagikan bagaimana kamu bisa membuat nama merek untuk bisnismu. Dari sekian banyak nama, biasanya bisnis dan merek memiliki keterkaitan.

Mencari nama dalam perencanaan meluncurkan merek baru sebuah produk, tentunya bukan pekerjaan yang mudah. Ada banyak pendekatan dilakukan, tetapi yang paling disukai dan diketahui efektif adalah pendekatan “top down”. Dalam pendekatan ini, penamaan dilakukan setelah strategi positioning tersbeut membuat nama merek bertumbuh.

Positioning akan membantu dalam memberikan arah yang jelas untuk strategi komunikasi, terutama karena target dan manfaat yang ditawarkan sudah diketahui. Strategi komunikasi dasar adalah masalah membuat nama merek suatu produk. Sebab nama yang efektif, sudah langsung dapat mengomunikasikan salah satu unsur positioning, seperti target audience, benefit, reason to believe, dan personality.

Lalu, Bagaimana?

Dari hasil riset yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa nama-nama yang berawalan atau yang mempunyai penekanan di huruf L, V, dan F berkesan lebih feminin. Contohnya nama-nama seperti Louis Vuitton, Victoria Secret, Viva, Vinicy, Felice. Kebalikannya, nama-nama yang berawalan huruf X, M, dan Z berkesan lebih maskulin. Contohnya nama-nama seperti Extra Joss, Nissan Xterra, XL, Prima X. Tentunya ini bukan patokan, tetapi hanya indikasi umum saja.

Dengan positioning yang sudah matang, arah komunikasi termasuk brand personality pastinya sudah dapat ditentukan, dan hasil ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mempersempit pilihan. Dalam hal brand personality yang akan dibangun, riset juga menunjukkan bahwa nama-nama yang berawalan atau mempunyai penekanan huruf C, S, dan B dipersepsi lebih bersifat tradisional, vintage dan klasik.

Misalnya nama Coca-Cola, Starbucks, Citos, Bottega Venetta, Swatch, Canon, Bvlgari, Brunette. Nama-nama yang dimulai dengan huruf-huruf ini tidak hanya klasik, tetapi juga berkelas . Sebaliknya, nama yang dimulai dengan huruf yang menekankan awalan huruf X, Z, Q, dan V lebih inovatif. Misalnya, Window XP, Plaza EX, Studio XXI, Zara, dan Quantum.

Mari lihat bagaimana Start friday membuat merek dan memeriksa berbagai penamaan merek. Penamaan merek tidak hanya deskriptif atau menggugah (sugestif). Hasil pembuatan kami, melebih dari keduanya.

Baca saja, menurut saya. Kita mulai:

Deskriptif atau menggugah (sugestif)? Hmmm… .ok! Bagaimana Start Friday memeriksanya?
Seperti biasa cara Start friday mengembangkan penamaan merek, ada dua metode penamaan merek yang terkait dan tidak terkait.

Pertama, penamaan merek terkait dapat diselesaikan dengan (1) memperkuat sifat produk / layanan – yaitu American Airlines, (2) menyampaikan gambar abstrak – yaitu Alpine Water, (3) menekankan satu atau lebih atribut – yaitu Soft ‘ n ‘Deodoran kering. Semua 3 ini deskriptif dan menggugah (sugestif).

Kedua, penamaan merek yang tidak terkait dapat dilakukan dengan kata-kata yang memiliki sedikit makna atau tidak ada hubungannya dengan produk yang disebutkan atau secara khusus dibuat dan tidak memiliki arti kamus – yaitu Unta untuk produk Rokok dan Kodak untuk kamera.

Di bawah ini adalah contoh bagaimana Anda bisa memberi nama merek Anda. Dan mari kita anggap itu adalah pembersih serba guna:

1. Penamaan merek yang deskriptif dan terkait: Super Pell

2. Evocative (sugestif), penamaan merek terkait: Rajasofa

3. Penamaan merek yang sewenang-wenang dan tidak terkait: Horizon

4. Penamaan merek yang diciptakan dan tidak terkait: Pagoda Pastilles

Start friday perlu mempelajari lebih jauh tentang kategori penamaan ini. Seperti yang Start Friday lihat, penamaan yang deskriptif, menggugah, dan sewenang-wenang akan menghasilkan ingatan yang baik. Sedangkan penamaan coined akan menghasilkan pengakuan yang baik. Mengapa? penarikan kembali membutuhkan rekonstruksi stimulus target, sementara pengenalan membutuhkan pencocokan dengan stimulus dengan informasi yang tersimpan dalam memori seseorang.

Sekarang, cobalah mendengar dua penamaan ini, dan rasakan perbedaannya. General Motors dan Kodak. General Motor memberi kemudahan mengingat karena kedua kata tersebut berfrekuensi tinggi (orang sering mengucapkan dua kata ini).

Sementara Kodak, itu adalah nama yang dibuat dan tidak memiliki kamus yang berarti apa pun, tetapi nama ini sangat berbeda dan baru bagi orang-orang, oleh karena itu ia disimpan dalam memori kamu yang akhirnya menghasilkan pengakuan sebuah merek yang baik dari sebuah produk.

Tentu saja, nama yang terkait dan tidak terkait memiliki kelebihan dan kekurangannya. Jadi semuanya memiliki risiko. jadi mari kita lihat sisi-sisi itu.

1. Penamaan Merek Terkait

Sebuah. Keuntungan:

  • Dapat menyampaikan informasi produk yang relevan, dan dapat dilihat sebagai iklan tanpa akhir, dengan pesan yang konsisten, untuk produk tersebut
  • Memfasilitasi identifikasi dengan kategori produk dan meningkatkan kesadaran merek
  • Ini sangat membantu dalam penentuan posisi awal
  • Inherently bermakna lebih menarik karena banyak konsumen tidak memeriksa banyak informasi dalam keputusan produk mereka
  • Dapat membangun ekuitas ketika asosiasi merek lain ada dalam memori konsumen

b. Kerugian:

  •  Menjadi terbatas dan menjadi beban untuk diperluas ke kategori produk lainnya

2. Penamaan Merek Tidak Terkait

Sebuah. keuntungan:

  • Mudah terletak di benak konsumen dengan sedikit paparan komunikasi pemasaran
  • Jangan membatasi barang dan jasa yang bisa mereka wakili
  • Dapat diperluas ke produk lain tanpa kesulitan besar

b. Kerugian:

  • Sering berfungsi sebagai pengingat buruk untuk efek komunikasi yang tersimpan dalam memori

Kamu juga bisa melihat keuntungan dan kerugian kedua metode. Ketika datang untuk mengembangkan penamaan merek, metode mana yang Kamu gunakan tergantung pada risiko yang akan Kamu ambil.

Pengembangan penamaan merek merupakan fase yang paling membuat frustrasi. Dan Start friday tidak suka melakukannya sendiri, Kamu perlu lebih dari satu otak untuk melakukan ini. Semacam brainstorming dengan tim bisnismu.

Kembali, ke pertanyaan awal, Deskriptif atau menggugah (sugestif) ? Yah, itu lebih dari sekadar keduanya. Kamu harus mempertimbangkan banyak kemungkinan. Dan mudah-mudahan, berbagi saya dapat meringankan Kamu proses pengembangan penamaan merek yang membuat frustrasi.

Mudahnya Berbagi Pandangan Kopi Lewat Stories Brandrian

Nongkrong sambil stories dan update status telah menjadi gaya hidup warga net saat ini.

Menikmati secangkir kopi atau nyemil hapi sembari bersantai bersama teman maupun rekan kerja di Cafe dan Resto menjadi rutinitas yang kini merajalela.

Tua atau muda, pria atau wanita, menggemari minuman kopi berwarna hitam pekat Kopikopian Itu. Yes, Tren penikmat kopi yang nongkrongnya semakin bergerombol.

Minuman sudah menjadi ladang bisnis era kini, sehingga bisnis Cafe dan Resto Kopikopian pun jadi mewabah di mana-mana. Tidak kurang dari seratus meter sudah dapat Anda jumpai penjual kopi penuh cerita dan merek sensasional.

Ngomongin warga net yang dapat mengunggah stories kopi dan nongkrongnya, tempat ngopi kini dijadikan untuk berekspresi dan bereksplorasi.

Akhir-akhir ini misalnya, IG Stories menjadi salah satu medium yang paling diminati untuk berbagi ide dan gagasan, khususnya di kalangan muda urban sambil menikmati secangkir kopi.

Dengan format durasi 24 jam, IG stories perlahan tapi pasti menjadi sumber penting untuk menghibur mata netijen untuk melihat berbagai aktifitas siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

Bagaimana mengukur kesuksesan digital marketing yang dilakukan? Brandrian akan berbagi pengetahuan menarik seputar digital marketing untuk startup, channel digital marketing yang tepat, dan juga strategi digital marketing untuk bisnis kamu.

Bukan hanya stories, dengan adanya fitur IGTV, kita dapat berbagi dan mencari berbagai video dengan durasi lebih dari 1 menit yang di upload oleh team Start Friday untuk menayangkan kontennya.

Brandrian selaku consultant Start friday menawarkan solusi berbasis teknologi media online, digital marketing, dan campaign untuk kebutuhan pengembangan usaha dan organisasi. “Disini kita mengembangkan website dinamis dan modern unik berdasarkan karakter elemen masing-masing industri, organisasi, dan bisnis kamu,” ujar Rian.

Rian mengkombinasikan mulai dari pewarnaan tema, bentuk dan pola, layout dan huruf, hingga komposisi teks/konten, tata dan gaya bahasa, aplikasi dan penyesuaian kebiasaan pengguna/pelanggan, yang keseluruhannya dirancang untuk melebihi ekspektasi pelanggan kamu.

Dengan adanya fitur IGTV kita dapat melihat berabagai video dengan posisi vertikal. Kontennya yang beragam, mulai dari yang isinya bercanda hingga super serius, turut membuat stories dan  ini semakin populer, bahkan untuk konten viral.

Erigo Menggebrak Pasar Dengan Diskon Gila di Awal Bisnisnya

Erigo adalah brand yang hadir di tahun 2013, Muhammad Sadad memulai bisnis apparel dari tahun 2010. Pahit manisnya perjalanan bisnis apparel telah dirasakan dari rugi ratusan ribu hingga puluhan juta telah dirasakan oleh Muhammad Sadad, hal ini membuatnya semakin bersemangat dalam mengembangkan bisnisnya ini.

Di tahun 2014 Erigo mulai berani berkenalan dan juga bersaing dalam pasar apparel Indonesia dengan menghadirkan promo besar besaran, tidak banyak brand baru berani hadir dengan ide promosi diskon gila-gilaan seperti Erigo, selain mematok harga standar, Brand ini berani membuat promo “Buy 2 Get 5”, namun strategi promo inilah yang menghantarkan merek ini menjadi brand yang sangat dikenal Generasi Z dan Millenials dalam dunia fashion Indonesia saat ini.

Strategi marketing yang begitu unik kala itu, boleh dibilang sangat berani mengambil resiko begitu membuat perubahan pada Erigo, menggunakan fasilitas Instagram Ads dalam melancarkan publikasi promosi diskon besar-besarannya, melakukan SALE TOUR ke berbagai daerah di Indonesia, membuka pop up store, hingga mengikuti pameran di luar negeri demi untuk mengembangkan cakupan pasar.

Keberanian seperti ini begitu dapat menginspirasi sehingga beberapa brand lokal lain tidak ragu untuk meniru strategi promosi bisnsi ini dengan harapan meraup keberhasilan yang sama. Lalu mereka melebarkan sayap ke dunia e-commerce dengan membuka official website di tahun 2015. Pelanggand apat dengan mudah menemukan Official Shop yaitu akun resmi dari Erigo Store di Platform Shopee.

Brand Erigo adalah salah brand fashion asal Indonesia yang mengedepankan kualitas, dan hal ini membuat omzett-nya kian meningkat, dengan mereka juga tetap menjaga strategi pemasaran offline dan online yang begitu matang dan juga konsistensi Brand menjadikan mereka dapat meraup untung hingga puluhan Miliar Rupiah dalam waktu kurang dari 10 tahun dihitung dari awal bisnis ini berdiri. Hal ini membuktikan bahwa branding dan strategi komunikasi pemasaran begitu berpengaruh dalam perkembangannya hingga saat ini.

Rahasia Branding a la J.Co yang Kini Diadopsi Brand Sejenis

Branding merupakan salah satu aktivitas marketing yang mulai diperhitungkan pebisnis di Indonesia. Melalui branding, suatu produk diolah untuk bisa terlihat unik dibanding produk sejenis. Aktivitas ini jelas sangat diandalkan untuk membangun visibilitas produk. Untuk melakukan branding, terdapat berbagai macam strategi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya adalah strategi experimental marketing yang dilakukan oleh brand satu ini.

J.Co adalah salah satu brand donat dan kopi ternama di Asia Tenggara. Para penggemar donat dan kopi tanah air tentu tak asing dengan brand ini. Di awal kemunculannya di tahun 2005, J.Co sempat dikira brand asal luar negeri oleh masyarakat Indonesia. Padahal brand yang identik dengan warna orange ini dimiliki oleh Johnny Andrean, pengusaha asal Indonesia yang terkenal dengan bisnis salonnya.

Source : Foto adalah properti milik http://palmmall.my/file/images/JCO_001.JPG

J.Co memang bukan brand donat dan kopi pertama di Indonesia. Namun, ia memiliki konsep branding yang berbeda dari perusahaan sejenis. Ketika kompetitor membuat donat yang mengenyangkan, J.Co memposisikan produknya sebagai makanan ringan yang tidak terlalu mengenyangkan. Ukuran dan berat donat J.Co membuat masyarakat ingat bahwa donat yang ringan merupakan ciri khas J.Co. Branding pada produk J.Co juga dilakukan melalui penamaan produk yang unik. Contohnya: Tira Miss U untuk donat rasa tiramisu atau Avocado DiCaprio untuk donat rasa alpukat.

J.Co juga merupakan pelopor retail open kitchen pertama di Indonesia. Open kitchen merupakan konsep retail yang menunjukkan dapur secara terbuka kepada pengunjung. Dari konsep ini, pengunjung dapat melihat dengan jelas seperti apa kualitas bahan dan proses pembuatan produk J.Co. Pemilihan konsep ini bukan tanpa alasan. J.Co ingin memberikan kesan kepada pelanggan agar tidak perlu khawatir akan kualitas produknya. Hal ini menumbuhkan rasa percaya dan rasa aman pada pelanggan sehingga mereka tidak perlu menanyakan mengapa harga jual produk J.Co lebih tinggi dari harga pasar pada umumnya.

Selain itu, dalam membangun image sebagai brand yang disukai oleh semua orang, J.Co memiliki strategi distribusi yang unik. Ketika J.Co membuka retail di mall, ia akan meletakkan kassa di bagian terdepan retail sehingga antrian pelanggan terlihat jelas. Hal ini membuat pengunjung mall akan merasa penasaran terhadap J.Co, kemudian tertarik untuk mencoba produknya.

Rahasia branding J.Co di atas membuat masyarakat merasakan pengalaman berbeda ketika membeli donat. Ketika biasanya kita membeli donat hanya dengan proses memilih dan membayar, kini pelanggan juga bisa melihat secara langsung proses pembuatannya. Dari pengalaman yang tak biasa itulah terciptalah kesan bahwa J.Co merupakan brand asal luar negeri.

Menilik kesuksesan J.Co, banyak brand lain yang turut melakukan branding dalam aktivitas pemasaranya. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa rahasia branding merupakan tombak dari suksesnya aktivitas pemasaran suatu perusahaan atau jasa. Jadi, sudahkah Anda melakukan branding?